Sabtu, 29 Agustus 2020

Bertahan di batas penat

BERTAHAN DI BATAS PENAT

oleh : pudji widodo


Sejenak rehatkan lelahmu,

Baringkan raga letakkan penat. 

Kau tengok jejak kaki, 

Jalan panjang telah kau tempuh, 

Tapak jejak prestasi dan gagal, 

Kemenangan maupun kekalahan, 

Manis pahit kenangan silih berganti. 

Semua terlewati karena kasih Tuhan.


Hasratmu melangkah kembali,

Nyeri mendera kau coba lawan,

Perjalanan masih panjang,

Harapan dan doa kau lantunkan,

Bersyukur Tuhan memberi kekuatan.


Yakin Tuhan tuntun langkahmu

Tak pernah kau takut,

Di riuh hari atau pekatnya malam,               

Di gelombang samudera pelayaran.

Di belantara kefanaan,

Atau di jalan pembebasan abadi,

Hanya kepadaNya kau bergantung,

Sang Pemilik Kehidupan.


Bendungan Hilir, 260119

Untuk Kowal Inge.

(Telah diunggah di akun : www.kompasiana.com/pudji83367, 26/1/2019).


(Kowal, sumber foto : tni.mil.id)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bawalah aku pergi

Ilustrasi : iStockphoto/Motortion via CNN Indonesia , 24/5/2022. Bawalah aku pergi Pelan tapi pasti Rully merasu...